
“Eh… Mba Echa ya…”, sapa seorang anak perempuan yang perawakannya seukuran aku. Aku segera bangkit dari dudukku dan menyalami anak gadis yang baru saja menyapaku.
“Iya, ni de siapa ya?”, ucapku seraya tersenyum kepadanya.
Putih, manis, dan tinggi.. Dia terlihat begitu sempurna. Nggak seperti diriku yang biasa-biasa saja, dengan tinggi badan yang hanya mencapai 158 cm dan berat badan hampir 50 kg’an dan kulit kuning langsat, aku tumbuh menjadi seorang gadis yang pemalu dan menyimpan banyak misteri.
“Nela mba…”, jawabnya seraya tersenyum.
“Ini lho kakak kelas kita di SMK dulu, inget nggak?”, ucap gadis berparas cantik itu pada satu dari sekian banyak anak yang berbondong-bondong memenuhi warteg di samping kosku.
“Mmm… Lupa Nel, hehe”, ucapnya lirih seraya menyalami aku. Aku dengar perkataan itu de, Sakiiit… Huft
Aku yang sedang menunggu temanku yang parasnya cantik dan pribadinya yang menarik, duduk lagi di kursi panjang dekat etalase makanan sambil memainkan jariku di atas keyboard HP baruku.
“Mba Naya… Mba Naya..”.
... baca selengkapnya di Get Spirit Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apakah diantara kalian ada yg berminat memiliki cita-cita sebagai seorang Astronot? Mungkin ada atau bahkan memang tidak ada? Namun lain bagi Wayan sebut saja begitu,Remaja yg bernama lengkap I Wayan Laba Widnyana ini,memiliki suatu cita-cita yakni sebagai seorang Astronot. Mengapa? Alasannya ialah karena ia ingin sekali menjadi orang pertama dari negara Indonesia yg ingin pergi ke luar angkasa serta mengibarkan bendera sang Merah-Putih. Remaja kelahiran 30 Oktober 1992 ini,mengakui bahwa dia ingin sekali mengharumkan nama bangsa Indonesia ini. Meskipun sekarang dia masih bersekolah di Kejar Paket C (setara SMA) kelas XII,namun baginya memiliki cita-cita sebagai seorang Astronot adalah hal yg perlu ia capai,ia yakin bahwa suatu sa'at nanti ia bisa meraih cita-citanya itu. Beberapa waktu lalu ketika ia membaca sebuah artikel di internet yg menyatakan bahwa "Malaysia berhasil mengirim Astronot pertamanya ke luar angkasa,Indonesia kapan...???" mendengar hal seperti itu,akhirnya Wayan berpendapat "mengapa negara Indonesia belum bisa mengirim astronot pertamanya ke luar angkasa,mengapa kita mau dikalahkan oleh negara tetangga kita seperti Malaysia...?". Mungkin ada benarnya pendapatnya Wayan seperti itu,namun untuk meraih cita-cita tersebut diperlukan usaha yg amat keras,rajin berusaha,pantang menyerah,serta harus memiliki hati sekeras baja serta tahan banting. " Kalau memang tidak memiliki itu semua,rasanya akan cukup sulit untuk meraih cita-citanya tersebut." tegas Wayan. Beberapa waktu yg lalu ia mengirim e-mail kepada NASA,yg isinya ialah syarat menjadi seorang Astronot,tapi akhirnya e-mail tersebut telah di respon serta ditanggapi baik oleh pihak NASA. Dan selang beberapa hari,Wayan kembali mencoba mengirim e-mail kembali kepada NASA,tapi tetap tak ada balasannya dari pihak NASA itu sendiri. Beberapa waktu yg lalu,ada temannya yg mengejek tentang cita-citanya dia sebagai seorang astronot,temannya berkata kepada Wayan bahwa "sudahlah,mending kamu kubur-kubur saja impianmu untuk menjadi seorang Astronot,lagian kamu gak akan bisa mencapainya..." Mendengar omongan seperti itu, Wayan tidak merasa marah sedikit pun kepada temannya,justru ia merasa itu adalah suatu pantangan baginya. Wayan memiliki prinsip seperti "Semakin tinggi pohon itu,maka semakin deras pula anginnya". Yang artinya "Semakin tinggi cita-cita seseorang,maka semakin pula banyak rintangannya...".
Baiklah Wayan tetaplah bersemangat untuk meraih cita-cita mu itu,serta berjuanglah dengan sekuat tenaga. Indonesia sedang menunggu calon astronotnya,dan calon astronotnya ialah kamu Wayan. Indonesia pasti bangga memiliki warga negara seperti kamu Wayan. Semoga kamu Wayan bisa menjadi astronot pertama dari Indonesia yg bisa mengibarkan bendera Merah Putih di luar angkasa. Amin...