
Oleh: Titi Setianingsih
Tadi pagi aku melayat teman kantorku, almarhum Mas Darmanto di daerah Kayu Manis. Setiap ada teman/kerabat yang meninggal yang terbayang mesti kebaikannya. Aku tidak terlalu dekat dengan almarhum, tapi sebagai teman satu kantor aku berusaha berbuat baik padanya, menghormati dia karena usianya lebih tua dariku. Tapi kadang akupun bercanda padanya. Karena almarhum namanya Sudarmanto, aku suka ngeledek. Awas … awas … minggir … ada Mas Manto. Entar dimakan lho…!! Ingat kan tokoh orang makan orang? Sumanto yang dari Purbalingga itu.
Maafkan ya Mas Manto. Semoga Mas Manto berpulang dengan tenang dan damai di sisiNYA. Amin.
Sepulang ngelayat, aku jadi ingat juga almarhum pak Mus, PUKET I di kampusku. Beliau orangnya baik, bijak, sabar, sangat menghargai orang lain, dan kebapakkan. Kayaknya semua ucapannya tidak pernah menyakitkan. Beliaupun meninggal beberapa bulan yang lalu. Bagi orang Yayasan tentu merupakan derita yang amat mendalam ditinggalkan orang yang membes
... baca selengkapnya di Kebaikan Seseorang Kadang Terlihat Setelah Ia Wafat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apakah diantara kalian ada yg berminat memiliki cita-cita sebagai seorang Astronot? Mungkin ada atau bahkan memang tidak ada? Namun lain bagi Wayan sebut saja begitu,Remaja yg bernama lengkap I Wayan Laba Widnyana ini,memiliki suatu cita-cita yakni sebagai seorang Astronot. Mengapa? Alasannya ialah karena ia ingin sekali menjadi orang pertama dari negara Indonesia yg ingin pergi ke luar angkasa serta mengibarkan bendera sang Merah-Putih. Remaja kelahiran 30 Oktober 1992 ini,mengakui bahwa dia ingin sekali mengharumkan nama bangsa Indonesia ini. Meskipun sekarang dia masih bersekolah di Kejar Paket C (setara SMA) kelas XII,namun baginya memiliki cita-cita sebagai seorang Astronot adalah hal yg perlu ia capai,ia yakin bahwa suatu sa'at nanti ia bisa meraih cita-citanya itu. Beberapa waktu lalu ketika ia membaca sebuah artikel di internet yg menyatakan bahwa "Malaysia berhasil mengirim Astronot pertamanya ke luar angkasa,Indonesia kapan...???" mendengar hal seperti itu,akhirnya Wayan berpendapat "mengapa negara Indonesia belum bisa mengirim astronot pertamanya ke luar angkasa,mengapa kita mau dikalahkan oleh negara tetangga kita seperti Malaysia...?". Mungkin ada benarnya pendapatnya Wayan seperti itu,namun untuk meraih cita-cita tersebut diperlukan usaha yg amat keras,rajin berusaha,pantang menyerah,serta harus memiliki hati sekeras baja serta tahan banting. " Kalau memang tidak memiliki itu semua,rasanya akan cukup sulit untuk meraih cita-citanya tersebut." tegas Wayan. Beberapa waktu yg lalu ia mengirim e-mail kepada NASA,yg isinya ialah syarat menjadi seorang Astronot,tapi akhirnya e-mail tersebut telah di respon serta ditanggapi baik oleh pihak NASA. Dan selang beberapa hari,Wayan kembali mencoba mengirim e-mail kembali kepada NASA,tapi tetap tak ada balasannya dari pihak NASA itu sendiri. Beberapa waktu yg lalu,ada temannya yg mengejek tentang cita-citanya dia sebagai seorang astronot,temannya berkata kepada Wayan bahwa "sudahlah,mending kamu kubur-kubur saja impianmu untuk menjadi seorang Astronot,lagian kamu gak akan bisa mencapainya..." Mendengar omongan seperti itu, Wayan tidak merasa marah sedikit pun kepada temannya,justru ia merasa itu adalah suatu pantangan baginya. Wayan memiliki prinsip seperti "Semakin tinggi pohon itu,maka semakin deras pula anginnya". Yang artinya "Semakin tinggi cita-cita seseorang,maka semakin pula banyak rintangannya...".
Baiklah Wayan tetaplah bersemangat untuk meraih cita-cita mu itu,serta berjuanglah dengan sekuat tenaga. Indonesia sedang menunggu calon astronotnya,dan calon astronotnya ialah kamu Wayan. Indonesia pasti bangga memiliki warga negara seperti kamu Wayan. Semoga kamu Wayan bisa menjadi astronot pertama dari Indonesia yg bisa mengibarkan bendera Merah Putih di luar angkasa. Amin...