Kamis, 13 November 2014

Wiro Sableng #6 : Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga

Wiro Sableng #6 : Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

SAMPAI menjelang tengah malam pesta perkawinan puteri Ki Lurah Rantas Madan dengan putera Ki Lurah Jambar Wulung masih kelihatan meriah. Tamu-tamu duduk di kursi masing-masing sambil menikmati hidangan dan minuman yang diantar para pelayan serta sambil menikmati permainan gamelan dan suara pesinden Nit Upit Warda yang lembut mengalun membawakan tembang "Kembang Kacang."

Kedua mempelai yang berbahagia yaitu Ning Leswani dan Rana Wulung kelihatan duduk diantara para tamu dibarisan kursi paling depan, tepat dimuka panggung. Ki Lurah Rantas Madan duduk di samping Rana Wulung bersama istrinya sedang Ki Lurah Jambar Wulung di sebelah Ning Leswani juga bersama istrinya.

Karena masing-masing mempelai yang kawin adalah anak-anak lurah dari dua desa yang berdekatan maka dengan sendirinya suasana perkawinan meriah dan besar-besaran. Malam itu adalah malam pesta perkawinan yang pertama dan besok lusa akan dilanjutkan dengan pesta perkawinan yang kedua dan ketiga.

Pada menjelang dinihari di mana udara dinginnya mencucuk tulang-tulang sampai ke sungsum, tamu-tamu sudah banyak yang pulang.

Beberapa orang yang masih disana sudah mengantuk bahkan banyak yang tertidur seenaknya di kursi. Para pemain gamelan di bawah pimpinan Ageng Comal tak ketinggalan ketularan kantuk sehingga Ageng Comal menghentikan permainan sampai di situ.

Ki Lurah Rantas Madan dan Ki Lurah Jambar Wulung bersama istri masing-masing berdiri dari kursi mereka dan disertai beberapa orang lainnya kemudian melangkah mengirin
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #6 : Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apakah diantara kalian ada yg berminat memiliki cita-cita sebagai seorang Astronot? Mungkin ada atau bahkan memang tidak ada? Namun lain bagi Wayan sebut saja begitu,Remaja yg bernama lengkap I Wayan Laba Widnyana ini,memiliki suatu cita-cita yakni sebagai seorang Astronot. Mengapa? Alasannya ialah karena ia ingin sekali menjadi orang pertama dari negara Indonesia yg ingin pergi ke luar angkasa serta mengibarkan bendera sang Merah-Putih. Remaja kelahiran 30 Oktober 1992 ini,mengakui bahwa dia ingin sekali mengharumkan nama bangsa Indonesia ini. Meskipun sekarang dia masih bersekolah di Kejar Paket C (setara SMA) kelas XII,namun baginya memiliki cita-cita sebagai seorang Astronot adalah hal yg perlu ia capai,ia yakin bahwa suatu sa'at nanti ia bisa meraih cita-citanya itu. Beberapa waktu lalu ketika ia membaca sebuah artikel di internet yg menyatakan bahwa "Malaysia berhasil mengirim Astronot pertamanya ke luar angkasa,Indonesia kapan...???" mendengar hal seperti itu,akhirnya Wayan berpendapat "mengapa negara Indonesia belum bisa mengirim astronot pertamanya ke luar angkasa,mengapa kita mau dikalahkan oleh negara tetangga kita seperti Malaysia...?". Mungkin ada benarnya pendapatnya Wayan seperti itu,namun untuk meraih cita-cita tersebut diperlukan usaha yg amat keras,rajin berusaha,pantang menyerah,serta harus memiliki hati sekeras baja serta tahan banting. " Kalau memang tidak memiliki itu semua,rasanya akan cukup sulit untuk meraih cita-citanya tersebut." tegas Wayan. Beberapa waktu yg lalu ia mengirim e-mail kepada NASA,yg isinya ialah syarat menjadi seorang Astronot,tapi akhirnya e-mail tersebut telah di respon serta ditanggapi baik oleh pihak NASA. Dan selang beberapa hari,Wayan kembali mencoba mengirim e-mail kembali kepada NASA,tapi tetap tak ada balasannya dari pihak NASA itu sendiri. Beberapa waktu yg lalu,ada temannya yg mengejek tentang cita-citanya dia sebagai seorang astronot,temannya berkata kepada Wayan bahwa "sudahlah,mending kamu kubur-kubur saja impianmu untuk menjadi seorang Astronot,lagian kamu gak akan bisa mencapainya..." Mendengar omongan seperti itu, Wayan tidak merasa marah sedikit pun kepada temannya,justru ia merasa itu adalah suatu pantangan baginya. Wayan memiliki prinsip seperti "Semakin tinggi pohon itu,maka semakin deras pula anginnya". Yang artinya "Semakin tinggi cita-cita seseorang,maka semakin pula banyak rintangannya...".
Baiklah Wayan tetaplah bersemangat untuk meraih cita-cita mu itu,serta berjuanglah dengan sekuat tenaga. Indonesia sedang menunggu calon astronotnya,dan calon astronotnya ialah kamu Wayan. Indonesia pasti bangga memiliki warga negara seperti kamu Wayan. Semoga kamu Wayan bisa menjadi astronot pertama dari Indonesia yg bisa mengibarkan bendera Merah Putih di luar angkasa. Amin...