WIRO SABLENGPendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
Episode : PETAKA PATUNG KAMASUTRA
GURUN Pasir Thar di barat laut India. Matahari bersinar terik membakar bumt. Tiupan angin bukan mendatangkan kesejukan malah menebar hawa panas. Lautan pasir seolah berubah menjadi bubuk bara api. Namun aneh dan sangat luar biasa dalam keadaan seperti itu seorang tua berselempang kain putih berlari di gurun pasir tanpa alas kaki sama sekali Rambut dan janggut putih panjang melambai-lambai ke belakang. Di tangan kanan dia memegang sebuah tongkat besar berbalut emas yang ujung sebelah atas berbentuk bulat dihias batu permata berbagai warna. Saking cepatnya dia berlari tubuhnya hanya kellhatan berupa bayangan putih dan tongkat di tangan kanan membentuk cahaya kuning. Di satu tempat cahaya putih dan kuning sirna, sosok si orang tua laksana lenyap ditelan bumi. Tak selang berapa lama dia sudah berada di dalam satu lorong panjang di perut gurun.
Orang tua itu baru berhenti berlari setelah dia sampal di hadapan satu tembok batu berwarna hitam pekat yang menutupi lo
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #152 : Petaka Patung Kamasutra Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apakah diantara kalian ada yg berminat memiliki cita-cita sebagai seorang Astronot? Mungkin ada atau bahkan memang tidak ada? Namun lain bagi Wayan sebut saja begitu,Remaja yg bernama lengkap I Wayan Laba Widnyana ini,memiliki suatu cita-cita yakni sebagai seorang Astronot. Mengapa? Alasannya ialah karena ia ingin sekali menjadi orang pertama dari negara Indonesia yg ingin pergi ke luar angkasa serta mengibarkan bendera sang Merah-Putih. Remaja kelahiran 30 Oktober 1992 ini,mengakui bahwa dia ingin sekali mengharumkan nama bangsa Indonesia ini. Meskipun sekarang dia masih bersekolah di Kejar Paket C (setara SMA) kelas XII,namun baginya memiliki cita-cita sebagai seorang Astronot adalah hal yg perlu ia capai,ia yakin bahwa suatu sa'at nanti ia bisa meraih cita-citanya itu. Beberapa waktu lalu ketika ia membaca sebuah artikel di internet yg menyatakan bahwa "Malaysia berhasil mengirim Astronot pertamanya ke luar angkasa,Indonesia kapan...???" mendengar hal seperti itu,akhirnya Wayan berpendapat "mengapa negara Indonesia belum bisa mengirim astronot pertamanya ke luar angkasa,mengapa kita mau dikalahkan oleh negara tetangga kita seperti Malaysia...?". Mungkin ada benarnya pendapatnya Wayan seperti itu,namun untuk meraih cita-cita tersebut diperlukan usaha yg amat keras,rajin berusaha,pantang menyerah,serta harus memiliki hati sekeras baja serta tahan banting. " Kalau memang tidak memiliki itu semua,rasanya akan cukup sulit untuk meraih cita-citanya tersebut." tegas Wayan. Beberapa waktu yg lalu ia mengirim e-mail kepada NASA,yg isinya ialah syarat menjadi seorang Astronot,tapi akhirnya e-mail tersebut telah di respon serta ditanggapi baik oleh pihak NASA. Dan selang beberapa hari,Wayan kembali mencoba mengirim e-mail kembali kepada NASA,tapi tetap tak ada balasannya dari pihak NASA itu sendiri. Beberapa waktu yg lalu,ada temannya yg mengejek tentang cita-citanya dia sebagai seorang astronot,temannya berkata kepada Wayan bahwa "sudahlah,mending kamu kubur-kubur saja impianmu untuk menjadi seorang Astronot,lagian kamu gak akan bisa mencapainya..." Mendengar omongan seperti itu, Wayan tidak merasa marah sedikit pun kepada temannya,justru ia merasa itu adalah suatu pantangan baginya. Wayan memiliki prinsip seperti "Semakin tinggi pohon itu,maka semakin deras pula anginnya". Yang artinya "Semakin tinggi cita-cita seseorang,maka semakin pula banyak rintangannya...".
Baiklah Wayan tetaplah bersemangat untuk meraih cita-cita mu itu,serta berjuanglah dengan sekuat tenaga. Indonesia sedang menunggu calon astronotnya,dan calon astronotnya ialah kamu Wayan. Indonesia pasti bangga memiliki warga negara seperti kamu Wayan. Semoga kamu Wayan bisa menjadi astronot pertama dari Indonesia yg bisa mengibarkan bendera Merah Putih di luar angkasa. Amin...